News

Era Pemerintahan Jokowi, Pelabuhan Tanjung Priok di Layari Kapal Besar Berkapasitas 8500 TEUs

MATAINDONESIA.ID, JAKARTA – Di era pemerintahan Jokowi-JK, pemerintah terus melakukan terobosan baru di bidang kemaritiman. Hal tersebut untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain, dan membangkitkan potensi kelautan Indonesia agar manfaat bisa dirasakan sebesar-besarnya oleh rakyat.

Untuk pertama kalinya Pelabuhan Tanjung Priok dilayari oleh kapal besar dengan kapasitas 8500 TEUs yang direncanakan memiliki weekly call (sandar mingguan). Kehadiran kapal kontainer tersebut merupakan hasil kerjasama PT Pelindo II (IPC) dengan perusahaan pelayaran asal Perancis, Compagnie Maritime d’Affretement – Compagnie Generali Maritime (CMA-CGM).

Kapal Peti Kemas Terbesar Pertama Di Indonesia. CMA CGM Ottello 8500 Teus, route Pelayaran

Bersandarnya kapal ‘raksasa’ berkapasitas 8.500 TEUs di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi sejarah tersendiri bagi Indonesia. Sebab, selama ini kapal besar berlabuh di pelabuhan tersebut hanya sekitar 3.000 TEUs. Hal ini membuktikan pelabuhan di dalam negeri kini sudah mampu menampung kapal-kapal berukuran besar untuk bersandar dan melakukan kegiatan bongkar muat di Indonesia.

Kehadiran kapal-kapal raksasa akan menekan biaya logistik di Indonesia. Sebab kapal-kapal besar akan membawa barang dengan jumlah yang lebih banyak dan ke depannya, Indonesia khususnya Tanjung Priok bisa menjadi hub bagi kegiatan logistik internasional sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Sebelumnya, kapal-kapal raksasa tersebut hanya singgah dan melakukan bongkar muat di Singapura. Namun dengan ini, diharapkan kapal-kapal besar seperti CMA-CGM Titus yang bersandar dan melakukan aktivitas bongkar muatnya di Indonesia.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close