HeadlineNews

Gunung Agung Erupsi, Warga Diminta Menjauh 4 Km

MATA INDONESIA, JAKARTA-Warga sekitar Gunung Agung diminta menjauh dengan radius 4 km dan tidak melakukan aktivitas di area gunung, seperti pendakian. Pasalnya, gunung setinggi setinggi 3.142 mdpl itu kembali erupsi pada Kamis malam pukul 19.55 WITA. Hal itu berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Ketiggian kolom abu tidak teramati dikarenakan tertutup kabut,” tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulisnya, Kamis 10 Januari 2019.

Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Agung menyatakan status Gunung Agung masuk ke level Siaga. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di zona bahaya. PVMBG menjelaskan erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 4 menit 26 detik.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan diminta tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya, yaitu di seluruh area di radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

“Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru,” tulis PVMBG.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung juga diminta waspada. Sebab, ada potensi ancaman bahaya berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi, terutama pada musim hujan. Area landaan aliran lahar hujan akan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close