unique visitors counter
KeamananNasional

Tingkat Kepuasan Publik Tinggi Terhadap Kinerja BIN

Jakarta, MI – Badan Intelijen Negara (BIN) di bawah kepemimpinan Jenderal Budi Gunawan makin dipercaya masyarakat. Berdasar survei dari Alvara Research Center, BIN mendapatkan nilai yang cukup tinggi dari kepuasan publik.

BIN mendapatkan nilai B dengan kepuasan publik sebesar 81,1 persen. Lebih tinggi dibandingkan Polri, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi. Bahkan kedua lembaga legislatif yakni MPR dan DPR, hanya mendapatkan penilaian C dengan masing-masing sebesar 60,6 persen dan 56,8 persen.

Survei yang dilakukan Alvara Research Center teranyar memotret tingkat kepuasan publik kepada sejumlah lembaga negara. Survei yang melibatkan 2.200 responden itu menempatkan Tentara Nasional Indonesia ( TNI) sebagai lembaga negara dengan kepuasan tertinggi mencapai 90,7 persen.

“Hanya satu lembaga negara dapat nilai A, yaitu TNI,” ujar CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali di Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

Dalam surveinya, Alvara membuat skala 1-6 untuk mengukur tingkat kepuasan responden. Skala 1 adalah skala sangat tidak puas, sementara skala 6 sangat puas sekali. Selain itu, Alvara juga mengelompokkan hasil survei dengan 5 nilai, yakni E (0-33 persen), D (34-50 persen), C (51-66 persen), B (67-83 persen), dan A (83-100 persen).

Oleh karena itu, dengan persentase kepuasan yang mencapai 90,7 persen, TNI mendapatkan nilai A. Di bawah TNI, ada lembaga yang masuk kelompok nilai B. Lembaga tersebut yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (81,9 persen), Badan Intelijen Negara (81,1 persen), Komisi Pemilihan Umum (79,5 persen). Selain itu, Kepolisian RI (77,2 persen), Mahkamah Agung (76,3 persen), Mahkamah Konstitusi (75,4 persen), Kejaksaan Agung (72,5 persen), Dewan Perwakilan Daerah (71 persen), dan partai politik (70 persen).

“Ini belum ada kasus Undang-Undang MD3. Kalau ada itu mungkin tambah rendah lagi ya nilainya (DPR),” kata Hasanuddin.

Survei Alvara dilakukan dengan metode wawancara tatap muka kepada 2.200 responden yang berusia 17 – 65 tahun dengan margin of error 2 persen. Survei dilaksanakan pada 15 Januari – 7 Februari 2018 di enam wilayah besar yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, dan Maluku-Papua. (NG)

Tags

Related Articles

Close