unique visitors counter
EditorialEkonomi

Menkeu: Tak Ada Ekonomi yang Berjalan Mulus dan Baik-baik Saja

MATA INDONESIA, JAKARTA – Perekonomian global akhir-akhir ini terus mengalami perubahan yang drastis dan tidak menentu. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang mengatakan Indonesia termasuk salah satu negara yang terdampak ketidakstabilan ekonomi dunia.

Menurut Menkeu, tak pernah ada yang namanya ekonomi berjalan mulus dan baik-baik saja. Makanya, ia berpesan agar Indonesia tetap siaga terhadap tantangan yang dihadapi, terutama menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan neraca perdagangan yang seimbang.

“Kita harus siap bahwa ekonomi bisa mengalami guncangan. Perlu diketahui konomi yang sehat adalah yang mampu beradaptasi serta memiliki ruang-ruang maneuver saat terjadi guncangan,” kata Menkeu Sri di Bali, Selasa 19 September 2019.

Sri juga menyampaikan ekonomi Indonesia kini dihadapkan pada masalah struktural lainnya, yakni demografi. Berkaca pada Cina, Eropa, Jepang, dan Singapura, negara-negara ini memiliki masalah dengan Aging Population. Penduduknya didominasi kelompok usia di atas 40 tahun, sedangkan Indonesia justru sebaliknya.

Bersama India dan beberapa negara Afrika, Indonesia memiliki demografi yang muda atau Young Demografic Composition. Kondisi ini mengakibatkan tantangan berupa kewajiban menuntaskan masalah pendidikan dan kualitas SDM.

Namun, menurut Menkeu, kondisi ini sudah diperhitungkan dan siap dihadapi. Pemerintah telah fokus menjalankan investasi bidang SDM melalui 20 persen APBN yang dianggarkan untuk peningkatan pendidikan.

Hanya saja, menurut Sri Mulyani, jumlah anggaran bukanlah jawaban utama atas tantangan tersebut. Ia lebih menekankan pada jawaban atas pertanyaan, “bagaimana anggaran itu diarahkan dan untuk apa?”

“Ini bukan hanya soal uang dan budjet, tapi lebih kepada konten dan direction,” ujar Menkeu. (Awan)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close