Kisah

Mulai Program Padat Karya Cash, Menteri PUPR: Mampu Serap Tenaga Kerja 260 Ribu Orang

Jakarta (MI) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) memulai program padat karya cash yang ditargetkan mampu menyerap jumlah tenaga kerja sebanyak 263.646 orang atau sebanyak 20,5 juta hari orang kerja (HOK).

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memang telah meminta kepada sejumlah kementerian terkait untuk segera menjalankan program padat karya cash.

 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, upah harian yang akan dibayarkan mencapai Rp2,4 triliun dari total alokasi sebesar Rp11,24 triliun. Sementara itu, total alokasi dana yang dipersiapkan di 2018 sebesar Rp107,3 triliun.

 

“Program padat karya tahun 2018 dirancang untuk mampu menyerap 263.646 orang tenaga kerja atau sebanyak 20,5 juta hari orang kerja (HOK) dengan upah yang dibayarkan secara harian mencapai Rp2,4 triliun dari total alokasi sebesar Rp11,24 triliun,” kata Basuki, Jumat (5/1/2018).

 

Basuki menambahkan, program padat karya cash akan mencakup program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3TGAI), operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi, dan pengembangan infrastruktur sosial dan ekonomi wilayah (PISEW).

 

Selain itu ada pula program penyediaan air minum berbasis masyarakat (Pamsimas), sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas), pembangunan rumah swadaya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta rumah khusus dan pemeliharaan rutin jalan.

 

Program padat karya cash ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sehingga mengatasi kesenjangan dan terjadi pemerataan ekonomi ke pedesaan. (AVR)

Tags

Related Articles

Close