Gaya HidupHeadline

Musim Bencana, Segera Asuransikan Mobil Kamu Sekarang Juga!

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tsunami yang menghantam pesisir pantai di Selat Sunda pada Sabtu 22 Desember 2018, tak hanya menimbulkan korban jiwa dan rusaknya bangunan rumah. Banyak kendaraan roda empat maupun roda dua yang turut terdampak akibat bencana tersebut.

Hal ini tentu menimbulkan kerugian bagi banyak pihak. Kejadian bencana ini pun memberikan ‘warning’ bagi kalian dengan melakukan perluasan perlindungan asuransi. Apalagi Indonesia saat ini diklaim menjadi supermarketnya bencana.

Sebab dengan perlindungan tersebut, kerusakan kendaraan akibat tsunami dan bencana alam lainnya akan ditanggung pihak asuransi di tengah kondisi bencana.

Mengenai tanggung jawab asuransi ini sudah di jelaskan di isi Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia. Pada bab kedua tentang pengecualian pada pasal 3 poin 3, gempa masuk di dalam alias tidak di-cover, selama asuransi belum diperluas cakupannya.

Pasal tersebut berbunyi, pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas kendaraan bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh:

3.1. Kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan.

3.2. Gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau gejala geologi atau meteorologi lainnya.

3.3. Reaksi nuklir, termasuk tetapi tidak terbatas pada radiasi nuklir, ionisasi, fusi, fisi atau pencemaran radio aktif, tanpa memandang apakah itu terjadi di dalam atau di luar kendaraan bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.

Lalu apakah kondisi yang menyebabkan perlindungan terhadap bencana alam ini bisa gagal atau tidak berlaku? Biasanya kalau gempa, kondisi kendaraan pasif. Berbeda kalau banjir, pemilik mencoba melewati banjir, mogok dan rusak. Atau banjir mobil sudah terendam, coba dinyalakan, nah itu bisa gugur polisnya.

Nah, sedia payung sebelum hujan ya..Segera asuransikan kendaraan kamu gaes!!

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close