News

Pakar Penerbangan Inggris: Lion Air Jatuh Bukan karena Cuaca

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Misteri jatuhnya persawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat benar-benar menjadi pembahasan serius hingga level internasional.

Kali ini, pakar penerbangan Inggris Alastair Rosenschein mengemukakan analisisnya setelah melihat data penerbangan Lion Air JT-610 yang terlacak di FlightRadar24. Menurutnya, kondisi cuaca maupun human error bukan penyebab utama jatuhnya pesawat.

“Ada perubahan drastis ketinggian pesawat, saya menduga masalah utamanya adalah persoalan kontrol,” kata Rosenchein.

Namun, ia menegaskan bahwa pendapatnya itu masih sebatas spekulasi atau dugaan karena kotak hitam pesawat sampai saat ini masih belum ditemukan. Hanya saja, menurut Rosenschein kegagalan mekanis adalah kemungkinan paling besar terjadi.

Ia pun meminta semua pihak agar segera menemukan kotak hitam. Alasannya, penemuan kotak hitam Lion Air JT-610 kemungkinan akan dapat mempengaruhi model pesawat terbang jenis Boeing 737 Max 8 lainnya yang saat ini sedang ramai digunakan di negara lain.

Sebelumnya diberitakan, Lion Air menyebut pesawat yang jatuh tersebut merupakan buatan 2018 dan baru dioperasikan sejak Agustus 2018.

Lion Air mengakui bahwa pesawat yang sama sempat bermasalah sebelum terbang di Denpasar semalam sebelumnya, kemudian sudah berhasil diatasi sebelum terbang. Lion Air juga menyatakan pesawat laik terbang. (Awan)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close