unique visitors counter
Politik

Peta Pertarungan Politik Pilkada Serentak 2018 Di Pulau Jawa

Jakarta (MI) – Setelah beberapa partai koalisi mengumumkan calonya pada7 Januari 2018 konstalasi Pilkada serentak 2018, Pulau Jawa menjadi magnit tersendiri, beberapa nama calon yang akan bersaing di Jawa Barat, Jawa Tengah dan jawa Timur pada Pilkada Serentak 2018, mereka adalah sbb:

Jawa Barat

Beberapa nama calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada Jawa Barat adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Nasdem, PPP dan PKB) akan berkompetisi merebut suara masyarakat Jawa Barat dengan Tubagus Hasanudin dan Anton Charliyan yang diusung PDIP yang memiliki 20 kursi di DPRD, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi pilihan Golkar dan Demokrat, serta Mayjen (pun) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu yang diusung Gerindra dan PKS (serta kemungkinan besar PAN).

Sudrajat-Ahmad Syaikhu adalah kandidat pertama yang memenuhi syarat 20 kursi untuk maju. Kedua Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, baru kemudian Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Jawa Tengah

Ganjar Pranowo dipastikan kembali maju sebagai petahana pada Pilgub Jateng 2018 lewat PDIP. Ganjar akan disandingkan dengan Taj Yasin Maimun atau Gus Yasin—anak dari pengasuh Pondok Pesantren Sarang, Rembang, KH Maimun Zubair. Yasin dinilai tepat mendampingi Ganjar—yang dicap nasionalis—karena cocok merepresentasikan kalangan NU.

Ganjar akan berkompetisi dengan Sudirman Said, kandidat pertama Calon Gubernur yang diusung Gerindra pada 16 Desember 2017. PKS dan PAN juga telah resmi memberikan dukungan. Kabarnya koalisi ini akan menggelar deklarasi pada 8 Januari besok. Tiga partai ini di DPRD Jateng menguasai 29 kursi.

Sementara koalisi Golkar, PPP, dan Demokrat, yang menguasai 27 kursi di DPRD, tempo hari kabarnya akan mengusung calon sendiri. Namun melalui pernyataan resmi hari ini (7/1) Demokrat dan PPP resmi mendukung Ganjar, atau dengan kata lain merapat ke PDIP. Nasdem juga akan merapat, sehingga koalisi ini menguasai 49 kursi.

Golkar akhirnya memutuskan untuk hanya menawarkan calon wakil ke koalisi yang telah terbangun, meski sampai berita ini ditulis belum jelas siapa.

PKB, yang mengantongi 13 kursi di DPRD, belum merapat ke manapun. Meski begitu Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Kiai Haji Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf mengatakan yang akan mereka lakukan adalah menawarkan calon Wakil Gubernur, ke partai manapun.

Sementara Hanura, yang di DPRD Jateng tidak punya kursi sama sekali, masih belum terlihat manuvernya. Kabar terakhir menyebut mereka masih menunggu “instruksi dari pusat”.

Jawa Timur

Dibanding dua provinsi sebelumnya, peta pertarungan di Jawa Timur sejauh ini hanya mengerucut ke dua nama saja: Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul dan Khofifah Indar Parawansa. Ipul dimajukan PDIP-PKB pada Oktober lalu, sementara Khofifah diusung Demokrat, Nasdem, Golkar, Hanura, dan PPP, juga pada Oktober tahun yang sama.

Sementara Gerindra, PKS dan PAN, yang kabarnya berencana membuat poros baru Jatim, hingga hari ini belum jelas kabarnya, meski mereka sempat memunculkan nama Moreno Suprapto, Bupati Bojonegoro Suyoto, dan Yenny Wahid.

Namun, bukan berarti provinsi ini bukan tanpa dinamika, bahkan bisa dibilang dalam beberapa hari terakhir proses persiapan Pilkada di provinsi ini menyedot perhatian publik. Azwar Anas, Bupati Banyuwangi yang tadinya akan mendampingi Ipul, mengembalikan surat mandat setelah ada foto-foto skandal mirip dirinya beredar. (TGM)

Tags

Related Articles

Close