unique visitors counter
Video

Bincang Tokoh: Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2017 bersama Inisiator HSN, Gus Thoriq bin Ziyad

Malang, Jatim (MI) – Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting bagi kalangan santri dan khususnya warga NU untuk selalu setia kepada NKRI.

Inisiator Hari Santri Nasional sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Pagelaran, Gus Thoriq bin Ziyad, mengatakan bahwa santri harus menjadi garda terdepan bagi negara dalam upaya menangkal radikalisme yang kini dinilai memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi.

“Ketika santri punya rasa nasionalisme yang tinggi untuk keutuhan NKRI dan selanjutnya, Insya Allah santri di garda terdepan (dalam menjaga NKRI),” ucap Gus Thoriq.

Hari Santri Nasional 2017 di Malang juga dimanfaatkan untuk mengusung Sholawat Indonesia yang akan diajukan menjadi doa resmi negara. Sholawat Indonesia yang merupakan usulan dari seluruh santri dan warga Malang ini dimaksudkan untuk mengisi kekosongan atau tidak adanya doa khusus untuk kedamaian dan kemakmuran bangsa dan negara Indonesia

“Di Malang ini, ada satu kekhususan yang sebetulnya menarik, yaitu seluruh santri dan seluruh masyarakat Malang yang disebut Aremania, akan mengusulkan doa resmi negara bernama Sholawat Indonesia. Doa itu harus protokoler karena ini hubungannya dengan negara,” ujarnya.

Selain itu, para santri dan masyarakat Malang juga meminta Perppu Ormas yang baru saja disetujui pemerintah diubah menjadi Undang-Undang.

“Kita adakan koleksi tanda tangan dukungan dari santri dan masyarakat di Malang untuk selepasnya Undang-Undang tersebut diterbitkan, disahkan, sehingga Indonesia betul-betul dalam keadaan stabil,” ungkap pimpinan PP Babussalam tersebut.

“Dan kami berharap Ormas-Ormas ataupun kelompok-kelompok masyarakat yang tidak menyukai Perppu dan rencana Undang-Undang ini agar mempertebal rasa husnudzon bersangka baik kepada pemerintah, karena bagaimanapun rakyat itu harus mengikuti pemimpin dan pemimpin harus bisa ditaati oleh rakyatnya,” tambahnya.

Tags

Related Articles

Close