News
Waspada, Hujan Lebat Seperti di Bogor Masih Terus Terjadi Hingga Minggu Depan

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hujan lebat seperti terjadi di Bogor kemarin menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat masih akan terjadi hingga minggu depan.
“Hasil pantauan terkini kondisi atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas gelombang atmosfer,” kata Kepala Pusat Meterologi Publik BMKG A. Fachri Radjab di Jakarta, Jumat 7 Desember 2018.
Beberapa sirkulasi atau pusaran aliran udara terbentuk di sekitar wilayah Indonesia antara lain di perairan barat Aceh, Laut Natuna, dan Selat Karimata.
Menurut Radjab sirkulasi itu akan memberikan meningkatkan konsentrasi kelembapan udara yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Dia mengatakan sirkulasi itu kemudian juga memicu terbentuknya wilayah konvergensi/pertemuan massa udara di sepanjang pesisir barat Sumatera, Kalimantan bagian barat hingga Selat Karimata dan Pulau Jawa.
Wilayah konvergensi itu seperti dilansir Antara akan meningkatkan potensi pertumbuhan awan di wilayah yang dilaluinya.
Pola kondisi atmosfer seperti itu akan bertahan dalam periode seminggu mendatang. Akibatnya dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode beberapa hari ke depan.
Sejumlah daerah yang berada dalam kondisi tersebut, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung.
Selain itu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Papua Barat, serta Papua.
Selain itu, potensi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4,0 meter diperkirakan terjadi di perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, Jawa Timur hingga NTB, dan Samudera Pasifik Utara di Kepulauan Halmahera.
Untuk itu masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak kondisi cuara yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin tersebut.(Nefan Kristiono)