HeadlineNews

Fakta Baru, Ternyata Coklat Bukan Enak di Makan Saja tapi…

MATA INDONESIA, JAKARTA-Ada fakta baru mengenai sejarah coklat. Penganan lezat itu disebut sudah ada 1.500 tahun lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal itu diungkap oleh peneliti dari Universitas British Columbia di Vancouver, Kanada.
Cokelat diolah dari tanaman budidaya pohon kakao alias Theobroma cacao. Selama ini, bukti arkeologis menunjukkan kakao pertama kali didomestikasi atau ditanam untuk dimakan oleh penduduk Amerika Tengah sejak 3.900 tahun lalu.
Pohon kakao tercatat dalam sejarah sebagai tanaman penting di berbagai wilayah Amerika. Di masa silam, biji kakao digunakan sebagai mata uang, selain diolah untuk konsumsi dan membuat minuman yang khusus disantap saat pesta dan ritual.
Bukti genetik terkini menunjukkan, keragaman tertinggi pohon kakao dan spesiesnya berada di khatulistiwa Amerika Selatan. Dengan kata lain, sejarah awal domestikasi kakao tidak dilakukan di Amerika Tengah, melainkan Amerika Selatan.
Studi yang telah terbit di jurnal Nature Ecology & Evolution ini menggabungkan tiga jalur arkeologi sekaligus. Analisis butiran pati, biomarker kimia dan urutan DNA purba dikombinasikan untuk mengidentifikasi secara pasti jejak tanaman yang sukar dilacak.
Hal lain yang dicermati adalah artefak keramik dari Santa Ana-La Florida di Ekuador, situs peninggalan budaya Mayo-Chinchipe. Hasilnya, masyarakat Mayo-Chinchipe diketahui membudidayakan kakao antara 5.300 sampai 2.100 tahun lalu.
“Menemukan asal-usul makanan yang kita konsumsi hari ini sangat penting guna membantu kita memahami sejarah yang kompleks mengenai siapa kita,” ujar salah satu penulis jurnal tersebut Profesor Antropologi Michael Blake. (Tiar Munardo)
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close